Kita akan memetik apa yang kita tanam

Kita akan memetik apa yang kita tanam. Ya, hidup memang seperti ini. Jika ingin dibuat bahagia, kita juga harus membahagiakan orang lain. Jika tidak ingin disakiti, kita jangan sampai menyakiti orang lain. Jika ingin diperhatikan, kita juga harus memperhatikan. Jika ingin diperjuangkan, kita juga harus berjuang. Jika ingin sukses, kita harus tekun. Jika ingin pintar, kita harus banyak belajar. Dan banyak lagi timbal balik yang lainnya.
Namun, tidak semua yang kita tanam dapat tumbuh dengan baik. Akan banyak tantangan yang harus dihadapi. Akan banyak kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Saat apa yang kita tanam itu tidak tumbuh, atau malah mati saat ia sudah hidup, ikhlaskanlah. Saat itu Allah menunjukkan kepada kita bagaimana rasanya berusaha, bagaimana rasanya kecewa dan bagaimana rasanya berjuang. Namun, jangan pernah menyerah.
Jika ingin sesuatu yang kita tanam itu tumbuh dan hasilnya bisa kita petik, perjuangkanlah sampai ia tumbuh sesuai dengan yang kita harapkan. Rawatlah ia dengan baik. Hidup memang begini. Banyak sekali perjuangan yang harus dilakukan di dalamnya.
Ya, hidup memang seperti ini.
Jika yang kita petik tidak sesuai dengan yang kita harapkan, bersabarlah, Allah telah menyiapkan yang lebih baik. Jika yang kita petik sesuai dengan yang diharapkan, bersyukurlah. Berarti kita telah menanam tepat pada waktunya.
Jika kita ingin mendapatkan yang terbaik, kita juga harus melakukan hal baik, dengan cara yang baik dan dengan usaha yang maksimal.
Selamat menanam dan selamat memetik!


Tulisan ini sati buat untuk mengingatkan diri sati sendiri. Bukan sok bijak, ya. Karena terkadang diri ini suka khilaf.
Mumpung lagi kepikiran, nih, lagi rajin nulis juga, jadi ya lumayan lah buat mengisi kekosongan blog. Hehe
Semoga bermanfaat^^

Komentar

Postingan Populer