Apa pendapatmu mengenai social media?
Mau nggak mau kita memang harus mengikuti zaman khususnya
dalam masalah teknologi informasi. Pernah saya berpikir , buat apa sih punya
hape harus canggih. Toh hp biasa aja yang penting bisa nelpon dan sms juga
bisa.
Di zaman sekarang mau nggak mau kita nggak bisa lagi
berpikiran seperti itu. Khususnya bagi kamu yang aktif di organisasi. Sosial
media seperti sudah hal yang pasti dimiliki oleh mahasiswa, setiap
informasi-informasi penting sudah tak lagi dibagikan lewat SMS, melainkan
social media seperti line, wa, facebook, dll. Hal ini dikarenakan banyak yang
lebih memilih membeli kuota untuk internet dibanding beli pulsa untuk SMS. Saya
pernah merasakan begitu banyak ketinggalan informasi di saat sosmed saya tidak
aktif untuk beberapa hari karena hal yang tidak saya sengaja. Banyak sekali
pengaruhnya bagi saya, selain ketinggalan informasi, saya juga merasa tidak
bertanggung jawab karena banyak pertemuan yang tidak saya hadiri dan itu
membuat saya kurang berkontribusi dalam hal-hal yang sudah direncanakan. Belum
lagi jika ada perubahan jadwal atau ruang kuliah, hal itu sangat fatal jika
kita tidak mendapatkan informasi. Bahkan masa depan yang sudah kita tata dengan
baik bisa berantakan dan tidak berjalan sesuai rencana.
Saya akui social media memang sangat penting di zaman ini.
Lalu, bagaimana dengan kalangan-kalangan mahasiswa yang belum mampu membeli
smartphone yang memiliki aplikasi-aplikasi tersebut? Meskipun kita berpikir
setiap manusia khususnya mahasiswa di zaman sekarang sudah pasti memiliki
smartphone, namun satu-dua orang pasti ada yang belum mampu memilikinya. Tak
jarang mereka yang kurang aktif bertanya akan kekurangan banyak sekali
informasi. Misalnya salah masuk kelas, salah jadwal, tidak ikut dalam pertemuan
karena tidak mendapatkan informasi, dll. Apa yang harus kita lakukan sebagai
pemilik smartphone untuk membantu teman kita tersebut? Lalu jika kita termasuk
yang belum mampu membeli smartphone tersebut, apa yang harus kita lakukan?
Menurut saya, kita harus inisiatif. Jika belum mampu
menggunakan teknologi tersebut, cobalah bertanya mengenai informasi-informasi
yang kita butuhkan secara langsung jika takut SMS yang dikirimkan tidak dibalas
karena orang yang kita tanya tidak memiliki pulsa melainkan hanya memiliki
kuota internet. Atau tidak, relakanlah sedikit pulsa kita untuk menelpon teman
kita. Ini demi kelancaran urusan kita juga kan?. Langkah yang paling penting,
kamu harus menabung, kalau bisa sisihkan uang jajanmu 10000/ hari ke dalam
celengan. Tulis di celengan tersebut “INI UNTUK MEMBELI HP, SEMANGAT!”.
insyaAllah kamu akan semangat untuk menabung setiap hari karena melihat tulisan
seperti itu setiap harinya. Untuk kamu yang sudah mampu menggunakan teknologi
tersebut, cobalah inisiatif untuk memberi kabar kepada temanmu yang
membutuhkan, bahwa akan ada perubahan jadwal pada hari blablabla, ada tugas
blabla yang harus dikumpulkan blablabla, dll. Hal itu akan menambah ladang amal
bagimu, selain itu temanmu juga merasa bahwa kamu adalah orang paling baik.
Inilah sedikit pendapat saya mengenai social media. Social
media memang penting, tapi jangan sampai disalahgunakan. Sosial media bisa
dijadikan ladang amal, bisa dijadikan ladang bisnis, tapi bisa juga
menyesatkan. Semoga kita termasuk pengguna social media yang baik.

Terimakasih jundi. wkwk
BalasHapus